Beranda – BPS Papua : Merauke Alami Deflasi 0,53 Persen

- Pewarta

Senin, 3 September 2018 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jayapura – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mengungkapkan pada Agustus 2018, Kabupaten Merauke mengalami deflasi sebesar 0,53 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 139,39 menjadi 138,65.

Kepala BPS Papua, Simon Sapary, di Jayapura, Senin (3/9/2018), menjelaskan dari tujuh kelompok pengeluaran barang dan jasa yang menjadi indikator, dua di antaranya mengalami penurunan indeks, sementara sisanya terjadi kenaikan indeks.

Kelompok yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok bahan makanan 3,80 persen dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,01 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara kelompok yang mengalami kenaikan (inlfasi) indeks adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,95 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,31 persen, kelompok sandang 0,53 persen, kelompok kesehatan 0,32 persen dan kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan 3,94 persen.

Dari sisi perkembangan harga komoditas yang mempengaruhi inflasi di Merauke, Simon menyebut beberapa komoditas yang mengalami penurunan indeks pada periode tersebnut, diantaranya ikan mujair, ikan kembung, bawang putih, bawang merah, bayam dan lain-lain.

Sementara komoditi yang mengalami kenaikan indeks antara lain, angkutan udara, udang basah, ketimun, daun kemangi, tukang bukan mandor, dan lain-lain.

Ia menambahkan, hingga Agustus, laju inflasi tahun kalender di Merauke mencapai 3,65 persen dan inflasi “year on year” (Agustus 2018 terhadap Agustus 2017) 4,75 persen.

Dari 82 kota IHK di seluruh Indonesia, tercatat 30 kota mengalami inflasi, sementara 52 kota lainnya mengalami dflasi. (dhi)

Berita Terkait

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata
Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif
Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:20 WIB

PROPAMI: Usulan MSCI Bukan Vonis Akhir, Pasar Modal RI Perlu Reformasi Nyata

Sabtu, 26 September 2026 - 20:02 WIB

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Berita Terbaru