BEI : Target Pencatatan Saham 2018 Tercapai

- Pewarta

Jumat, 28 September 2018 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usaha BEI dalam meningkatkan jumlah perusahaan tercatat disambut baik oleh dunia usaha.

Usaha BEI dalam meningkatkan jumlah perusahaan tercatat disambut baik oleh dunia usaha.

Mediaemiten.com, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa target pencatatan saham melalui mekanisme penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada 2018 ini telah melampaui target.

“Sepanjang tahun ini jumlah perusahaan yang resmi mencatatkan sahamnya di BEI sebanyak 37 emiten, melampaui yang ditargetkan BEI sebanyak 35 emiten,” ujar Divisi Komunikasi BEI, Hani Ahadiyani dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (28/9/2018).

Pencapaian itu, lanjut dia, menunjukkan bahwa usaha BEI dalam meningkatkan jumlah perusahaan tercatat disambut baik oleh dunia usaha.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para entrepreneur menunjukkan antusiasme dengan memilih opsi pendanaan melalui pasar modal guna mempercepat pertumbuhan perusahaan,” katanya.

Ia mengemukakan perusahaan ke-37 yang mencatatkan sahamnya di BEI itu, yakni PT Natura City Developments Tbk dengan kode perdagangan efek CITY. Pencatatan saham CITY sekaligus menjadi perusahaan tercatat ke-600 di BEI.

“Tidak berhenti di angka 600, BEI tetap dan akan senantiasa berkomitmen untuk mendorong peningkatan jumlah perusahaan tercatat dengan berbagai upaya,” katanya.

Hani Ahadiyani juga mengatakan tahun ini BEI akan menambah regulasi baru untuk membuka kesempatan bagi perusahaan rintisan (startup) dan perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah mencatatkan sahamnya di BEI, yakni dengan peluncuran papan akselerasi.

“Papan akselerasi itu akan dipergunakan oleh startup dan perusahaan aset berskala kecil dan menengah untuk mencatatkan sahamnya,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, BEI juga berinisiatif untuk menambah regulasi baru mempermudah proses pencatatatan perusahaan di sektor pertambangan mineral dan batu bara, perkebunan, energi terbarukan, dan pertambangan minyak dan gas bumi.

“Konsep peraturan ini dirancang dengan memperhatikan kebutuhan pasar yang membutuhkan pendanaan dalam tahap awal,” jelasnya.

BEI berharap akan semakin banyak perusahaan yang menjadi bagian dari pasar modal dengan melakukan pencatatan sahamnya di BEI.

“Dengan semakin banyaknya jumlah Perusahaan Tercatat di BEI, diharapkan akan semakin banyak pilihan istrumen investasi bagi Investor serta meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia,” katanya. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru