BBTN Tetapkan Harga Right Issue Rp 1.200

- Pewarta

Kamis, 15 Desember 2022 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BBTN Tetapkan Harga Right Issue Rp 1.200

Foto ilustrasi: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)/Dok.

MEDIA EMITEN – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menetapkan harga pelaksanaan rights issue Rp 1.200 per saham.

Berdasarkan prospektus, Kamis 15 Desember 2022, BBTN akan melepas sebanyak-banyaknya 3,44 miliar saham seri B atau setara 24,54% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Melalui aksi korporasi tersebut, BBTN bakal meraup dana segar Rp 4,13 triliun.

Dalam skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue, setiap pemegang 100 juta saham biasa atas nama yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan (saham lama) yang namanya tercatat dalam dafar pemegang saham (DPS) perseroan pada tanggal terakhir pencatatan (recording date) berhak atas 32.525.443 HMETD.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkan, dana hasil rights issue akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan demi meningkatkan penyaluran kredit. Jika dana ini tak mencukupi, maka perusahaan akan menggunakan kas internal.

Harga saham BBTN pada perdagangan Kamis ditutup pada level Rp 1.390 atay terkoreksi 0,36%.

Berikut jadwal pelaksanaan rights issue BBTN:

– Cum date di pasar reguler dan negosiasi: 18 Desember 2022
– Cum date di pasar tunai: 26 Desember 2022
– Ex right date di pasar reguler & negosiasi: 23 Desember 2022
– Ex right date di pasar tunai: 27 Desember 2022
– Recording date: 26 Desember 2022

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Pers Rilis

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Rabu, 26 Agu 2026 - 08:36 WIB