MEDIA EMITEN – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue, dengan menerbitkan 4,6 miliar saham seri B.
Untuk itu perseroan meminta persetujuan pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa(RUPSLB) pada tanggal 18 Oktober 2022. Bagi pemodal berminat menghadiri RUPSLB itu wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) penutupan perdagangan tanggal 23 September 2022.
Dana hasil aksi korporasi BBTN akan dipakai untuk meningkatkan kapasitas penyaluran kredit dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rencana PMHMETD PUT II diharapkan akan meningkatkan kemampuan perseroan dalam rangka mendukung Program Perumahan Nasional, khususnya Program Pemerintah Sejuta Rumah,” tulis manajemen BBTN dalam keterangan resmi yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat 9 September 2022.
Bagi pemegang saham perseroan yang tidak melaksanakan HMETD-nya akan terkena dilusi porsi saham Perseroan maksimum sebesar 30,28%.
Untuk diketahui, BBTN termasuk salah satu BUMN yang mengantongi restu PMN Tahun Anggaran 2022 dengan nilai tambahan modal mencapai Rp 2,98 triliun.







