Bayan Resources Tutup Operasi 3 Anak Usaha, Prediksi Pendapatan Turun

- Pewarta

Jumat, 29 Mei 2020 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayan Resources Tutup Operasi 3 Anak Usaha,  Prediksi Pendapatan Turun

Mediaemiten.com, Jakarta – Produsen batubara dengan operasi tambang, pengolahan dan logistik terpadu PT Bayan Resources Tbk (BYAN) ikut terdampak oleh pandemi covid-19 yang sedang menyerang,sehingga perseroan harus menghentikan kegiatan oprasional sebagian usaha selama 1 sampai 3 bulan.

Jenny Quantero selaku Corporate Secretary BYAN dalam keterangan tertulis yang disampaikan ke BEI Kamis (28/5/2020) menyatakan,wabah covid berdampak pada Beberapa Entitas Anak Perseroan menghentikan sementara operasional produksinya yaitu :

1.PT Bara Tabang yang berlokasi di Tabang site Kalimantan Timur.
2.PT Fajar Sakti Prima yang berlokasi di Tabang site Kalimantan Timur.
3.PT Indonesia Pratama yang berlokasi di Tabang site Kalimantan Timur

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan perkiraan penurunan total pendapatan dan laba bersih untuk periode yang berakhir per 31 Maret 2020 atau 30 April 2020 mencapai 51 sampai 75 persen dari total perdapatan periode yang sama tahun 2019.

Strategi yang dilakuakan oleh Emiten tambang batubara itu Sebagaimana diketahui, Pandemi Covid-19 memukul hampir seluruh industri di tanah air termasuk sektor industri pertambangan batubara. Sejauh ini perusahaan kami masih beroperasi dengan pembatasan; yaitu menerapkan protokol penghindaran penyebaran virus Covid-19 di lingkungan kerja.

Namun turunnya demand ekspor dan domestik serta jatuhnya harga komoditas, telah mempengaruhi kinerja Laporan Keuangan perusahaan dan oleh karena itu perusahaan harus lebih berhati-hati dalam mengelola arus kas perusahaan dan berupaya keras agar paling tidak bisa bertahan (survive) dengan tetap melaksanakan seluruh kewajiban ke Negara serta sedapat mungkin tidak melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap para karyawan.

Dengan outlook di Kuartal-II yang kurang menggembirakan dan kemungkinan kondisi belum pulih kembali di Kuartal-III dan IV di tahun 2020, maka perusahaan menjalankan strategi dalam setiap aspek kegiatan operasionalnya dengan tujuan efisiensi dan mengurangi dampak kerugian yang lebih besar sambil tetap mengutamakan keselamatan kerja para karyawan sehingga bisa mengatasi resiko pandemi di lingkungan kerja, misalnya menyesuaikan target produksi, mencari market pembeli yang potensial, melakukan penghematan pengeluaran yang bukan prioritas, rutin menjalankan prosedur keamaan dan keselamatan kerja dengan mengadakan tes rapid. (ten)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Pers Rilis

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:25 WIB