Bahlil Optimistis Target Investasi Rp 1.200 T Bisa Tercapai

- Pewarta

Rabu, 27 April 2022 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia/youtube.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia/youtube.

MEDIA EMITEN – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia optimistis target investasi sebesar Rp1.200 triliun pada 2022 dapat tercapai. Proses perizinan end to end yang dilakukan Kementerian Investasi/BKPM dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) diyakini dapat mendorong investasi masuk.

“Insya Allah akan semakin membaik (realisasi investasi) seiring dengan proses-proses yang dilakukan teman-teman Kementerian Investasi dan DPM PTSP di kabupaten, kota, provinsi yang sekarang mereka kerjanya end to end,” kata Bahlil dalam paparan realisasi investasi secara daring di Jakarta, Rabu, 27 April 2022.

Kementerian Investasi dan DPM PTSP, kata Bahlil. memiliki lima tugas utama mulai dari promosi, mengurus perizinan investasi, dan mengawal hingga financial closing. “Kami terus mengawal realisasi investasi hingga groundbreaking dan memulai konstruksi lalu mengawal hingga beroperasi secara komersial,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bahlil, perubahan regulasi lewat UU Cipta Kerja telah memberikan kemudahan yang signifikan. “Saya punya keyakinan bahwa di kuartal kedua akan jauh lebih baik dan target kami Rp1.200 triliun ke depan insya Allah akan tercapai,” katanya.

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi pada triwulan I 2022 mencapai Rp 282,4 triliun, atau mencapai 23,5% dari target yang diminta Presiden Jokowi sebesar Rp1.200 triliun pada tahun ini.

Menurut Bahlil, berdasarkan tren yang ada, realisasi investasi pada triwulan I umumnya belum akan setinggi di triwulan-triwulan berikutnya, karena perusahaan baru selesai melakukan konsolidasi pada awal tahun dan baru akan mulai merealisasikan rencana investasi pada bulan-bulan berikutnya.

Namun, mantan Ketua Umum Hipmi itu mengatakan setiap tahun pihaknya selalu punya strategi yang berbeda-beda untuk bisa mendorong laju investasi.

“Ada strategi baku dan ada improvisasi strategi. Improvisasi strategi ini disesuaikan dengan kondisi ekonomi global dan kondisi Tanah Air. Tapi seperti biasanya, tidak mungkin secara gamblang saya ceritakan karena nanti dijiplak negara lain. Begitu dijiplak negara lain, saya nggak bisa lagi mengatur teman-teman dalam bagaimana menarik investasi,” pungkas Bahlil.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru