Awal yang Tidak Pasti untuk Pasar Saham Australia

- Pewarta

Rabu, 13 November 2019 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awal yang Tidak Pasti untuk Pasar Saham Australia

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia sebagian besar dibuka datar pada perdagangan Rabu pagi (13/11/2019), dengan sinyal beragam dari pasar luar negeri yang memicu reaksi beragam secara lokal.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,10 poin atau 0,0015 persen menjadi 6,752.90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 0,50 poin atau 0,0073 persen pada 6.857,60 poin.

“Aksi pasar menyimpang semalam setelah pidato berapi-api dari Presiden AS Trump. Obligasi menguat, emas stabil, serta minyak dan tembaga turun, menunjukkan meningkatnya penghindaran risiko,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy, dikutip dari Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sinyal beragam mungkin berakar pada retorika Presiden Trump. Meskipun dia mengancam kenaikan tarif jika kesepakatan tidak dilakukan, dia juga mengatakan kesepakatan sudah dekat.”

Sumber daya lokal paling banyak turun, terbebani oleh harga-harga komoditas, sementara konsumen dan keuangan juga turun.

Sementara itu saham-saham teknologi menguat, memimpin kenaikan untuk pasar secara keseluruhan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam dengan Commonwealth Bank turun 0,72 persen, National Australia Bank naik 0,10 persen, Westpac Bank turun 0,63 persen dan ANZ turun 0,34 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP turun 0,70 persen, Rio Tinto turun 1,17 persen dan Fortescue Metals turun 2,37 persen, namun penambang emas Newcrest naik 1,11 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Oil Search turun 0,81 persen, Santos turun 0,61 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,47 persen.

Supermarket terbesar Australia meningkat dengan Coles naik 0,19 persen dan Woolworths naik 0,60 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,14 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,36 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 1,20 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB