Asing Net Buy Rp 642,54 Miliar, IHSG Menguat 0,53%

- Pewarta

Jumat, 18 November 2022 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 37,2 poin atau 0,53% ke posisi 7.082,18 pada akhir perdagangan Jumat 18 November 2022.

Investor asing yang tiga hari sebelumnya melakukan aksi jual, pada akhir pekan ini mencatatkan pembelian dengan nilai net foreign buy sebesar 642,54 miliar di seluruh pasar, sedang di pasar reguler net buy tercatat Rp 401,84 miliar.

Net foreign buy terbanyak pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 364,33 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 227,30 miliar, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) senilai Rp 55,75 milliar, PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) senilai Rp 55,08 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 48,18 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan lima saham ini mengalami penjualan bersih (net sell) oleh investor asing, yaitu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 80,75 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencapai Rp 54,58 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 41,47 milliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 21,89 miliar, dan PT Panin Life Tbk (PNLF) Rp 21,23 miliar.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sektor meningkat antara lain sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 0,67%, diikuti sektor energi dan sektor teknologi masing-masing 0,65% dan 0,57%.

Sebaliknya, tiga sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 1,05%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor perindustrian masing-masing minus 0,21% dan minus 0,18%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ATAP, PICO, LMPI, PNLF, dan BIPI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UFOE, WINS, ZATA, KRYA, dan MEDC.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.213.053 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,26 miliar lembar saham senilai Rp11,04 triliun. Sebanyak 212 saham naik, 287 saham menurun, dan 204 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 30,8 atau 0,11% ke 27.899,77 indeks Hang Seng turun 53,12 atau 0,29% ke 17.992,54, indeks Shanghai terkoreksi 18,19 poin atau 0,58% ke 3.097,24, dan indeks Straits Times melemah 16,95 poin atau 0,52% ke 3.269,09.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru