Asing Net Sell Rp 911,45 Miliar, IHSG Koreksi 0,12%

- Pewarta

Rabu, 21 September 2022 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi" Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup terkoreksi 8,64 poin atau 0,12% ke level 7.188,31 pada akhir perdagangan Rabu 21 September 2022. Investor asing tercatat melakukan jual bersih (net sell) Rp 911,45 miliar di seluruh pasar.

Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 282,7 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 243,22 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 130,44 miliar, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 83,07 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 80,95 miliar.

Beberapa sentimen negatif yang mewarnai pasar antara lain kekhawatiran The Fed akan lebih hawkish dalam memerangi inflasi dengan menaikkan suku bunga makin agresif. Hasil FOMC akan dirilis malam ini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sentimen lainnya adalah kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Bank Pembangunan Asia (ADB) juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 menjadi 5% dari sebelumnya 5,2%.

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor terkoreksi dimana sektor properti & real estat paling dalam yaitu minus 1,47%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor energi masing-masing minus 1,15% dan minus 0,52%.

Sedangkan empat sektor meningkat dimana sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 0,75%, diikuti sektor barang konsumen dan sektor keuangan masing-masing 0,17 % dan 0,8%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BAPA, COAL, SLIS, TOOL, dan KREN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HDIT, GDST, BUMI, BRMS, dan DEWA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.344.551 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,47 miliar lembar saham senilai Rp13,03 triliun. Sebanyak 202 saham naik, 334 saham menurun, dan 155 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 375,29 poin atau 1,36% ke 27.313,13, indeks Hang Seng turun 336,8 poin atau 1,79% ke 18.444,62, dan indeks Straits Times meningkat 0,03 poin ke 3.266,97.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru