Asing Net Sell Rp 1,63 Triliun, IHSG Koreksi 0,02%

- Pewarta

Jumat, 2 Desember 2022 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asing Net Sell Rp 1,63 Triliun, IHSG Koreksi 0,02%

Foto ilustrasi: Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN –Investor asing kembali melakukan aksi jual saham, terbanyak pada PT GoTo Gojek Tokoperdia Tbk (GOTO), dengan mencatatkan jual bersih (net foreign sell)  di seluruh pasar sebesar Rp1,63 triliun, sedangkan di pasar reguler tercatat Rp1,28 triliun.

Aksi ini menekan Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah 1,16 poin atau 0,02% menjadi 7.019,64 pada perdagangan Jumat 2 Desember 2022.

Net sell terbanyak pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai Rp 761,72 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 624,42 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 181,81 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 124,49 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 119,21 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan kelima saham ini mencatatkan pembelian bersih (net buy) pada PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) Rp 359,94 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 102,52 miliar, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) Rp 58,51 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 49,58 miliar, dan PT Sinarmas Multi Artha Tbk (SMMA) Rp 47,13 miliar.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari teritori negatif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dimana sektor perindustrian turun paling dalam yaitu minus 1,76%, diikuti sektor teknologi dan sektor keuangan masing-masing minus 1,25% dan 0,46%.

Sedangkan lima sektor meningkat dimana sektor energi paling tinggi yaitu 1,51%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen non primer masing-masing 0,16% dan 0,11%.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AYLS, WIRG, CHEM, GDST, dan ESTA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MPPA, ARTO, INDX, SLIS, dan ZATA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.081.376 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 49,41 miliar lembar saham senilai Rp16,12 triliun. Sebanyak 213 saham naik, 330 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 448,18 atau 1,59% ke 27.777,9, indeks Hang Seng turun 61,09 atau 0,33% ke 18.675,35, indeks Shanghai terkoreksi 9,33 poin atau 0,29% ke 3.156,14, dan indeks Straits Times melemah 33,59 poin atau 1,02% ke 3.259,14.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru