Asing Net Buy Rp 1,38 Triliun Dorong IHSG Naik 0,5%

- Pewarta

Selasa, 18 April 2023 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 34,23 poin atau 0,5% ke posisi 6.821,8 pada akhir perdagangan Selasa 18 April 2023.

Kenaikan IHSG didorong oleh aksi beli oleh investor asing yang mencatatkan net foreign buy sebesar Rp 1,38 triliun di seluruh pasar dan Rp 1,32 triliun di pasar reguler.

Sentimen yang menjadi penggerak anara lain keputusan BI yang menahan suku bunga acuannya di level 5,75%. Selain itu, suku bunga deposit facility juga tetap dipertahankan pada level 5% dan suku bunga lending facility tetap di posisi 6,5%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari mancanegara, pasar cenderung tertekan oleh potensi kenaikan suku bunga acuan seiring pelaku pasar menilai The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya pada bulan depan.

Berdasarkan CME Group, probability sebesar 87,1% The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin, yang mendorong perhatian pelaku pasar akan melambatnya pertumbuhan ekonomi global, sehingga akan membebani pasar.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dipimpin sektor energi sebesar 1,88%, diikuti sektor industri sebesar 1,16% dan sektor barang konsumen non primer sebesar 0,25%.

Sedangkan, lima sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus 0,7%, diikuti sektor properti dan sektor infrastruktur yang masing-masing minus 0,62% dan 0,21%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GTRA, PDPP, FILM, MBMA, dan AUTO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MENN, SAGE, FUTR, NICL, dan WINE.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.154.210 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,12 miliar lembar saham senilai Rp11,01 triliun. Sebanyak 245 saham naik, 276 saham menurun, dan 204 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 144,00 poin atau 0,51% ke 28.658,8, indeks Hang Seng melemah 131,93 poin atau 0,63% ke 20.650,5, indeks Shanghai menguat 7,72 poin atau 0,23% ke 3.393,3, dan indeks Straits Times melemah 12,80 poin atau 0,39% ke 3.306,4.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru