MEDIA EMITEN – Dana asing makin deras masuk ke pasar saham Indonesia dengan mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 1,08 triliun. Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 53,11 poin atau 0,74% ke level 7.188,5 pada penutupan perdagangan Kamis, 18 Agustus 2022.
Saham-saham yang dibeli asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 354,07 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 242,19 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 214,81 miliar, PT Bank Negara Indonesi Tbk (BBNI) Rp 100,95 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 47,38 miliar.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 1,21%, diikuti sektor perindustrian dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,15%, dan 0,96%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan lima sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 0,57%, diikuti sektor kesehatan dan sektor teknologi masing-masing minus 0,48% dan minus 0,4%.
Sepanjang hari ini, saham-saham LQ45 yang mendominasi penguatan yaitu JPFA, CPIN, TLKM, ADRO, GOTO. Sedangkan saham-saham yang mendominasi pelemahan yakni EMTK, ARTO, INCO, INTP, TOWR.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.335.067 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,65 miliar lembar saham senilai Rp13,43 triliun. Sebanyak 274 saham naik, 236 saham menurun, dan 187 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 280,63 poin atau 0,96% ke 28.942,14, indeks Hang Seng turun 158,54 poin atau 0,8% ke 19.763,91, dan indeks Straits Times meningkat 9,33 poin atau 0,29% ke 3.272,09.







