AS – China Kembali Bahas Perdagangan, Wall Street Menguat

- Pewarta

Jumat, 11 Oktober 2019 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AS – China Kembali Bahas Perdagangan, Wall Street Menguat

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham Wall Street menguat pada akhir perdagangan Kamis (10/10/2019), (Jumat pagi (11/10/2019) WIB), di tengah putaran baru pembicaraan perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 150,66 poin atau 0,57 persen, menjadi ditutup pada 26.496,67 poin. Indeks S&P 500 meningkat 18,73 poin atau 0,64 persen, menjadi berakhir di 2.938,13 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup naik 47,04 poin atau 0,60 persen, menjadi 7.950,78 poin.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih tinggi, dengan sektor energi dan keuangan masing-masing naik 1,28 persen dan 1,02 persen, memimpin para peraih keuntungan. Namun, sektor utilitas turun 0,12 persen, satu-satunya penurunan di antara 11 sektor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

China dan Amerika Serikat pada Kamis (10/10/2019) memulai babak baru konsultasi tingkat tinggi di Washington untuk mengatasi perbedaan mereka dalam masalah ekonomi dan perdagangan yang luar biasa.

Putaran konsultasi ekonomi dan perdagangan tingkat tinggi ini dijadwalkan berlangsung Kamis dan Jumat waktu setempat. Kedua tim sebelumnya telah memulai negosiasi tingkat kerja.

“Pedagang kemungkinan akan tergantung pada setiap pernyataan, atau laporan yang berkaitan dengan pembicaraan,” analis di Zacks Investment Research mengatakan dalam sebuah catatan pada Kamis (10/10/2019).

Di data ekonomi, untuk pekan yang berakhir 5 Oktober, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, turun 10.000 menjadi 210.000, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis (10/10/2019).

Para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan klaim baru akan mencapai total 220.000 yang disesuaikan secara musiman.

Indeks harga konsumen AS untuk semua konsumen perkotaan datar pada September, karena kenaikan indeks untuk tempat tinggal dan makanan diimbangi oleh penurunan indeks untuk energi serta mobil dan truk bekas, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, Kamis (10/10/2019). (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru