Arkadia Digital Tawarkan Saham di Kisaran Rp200-Rp400

- Pewarta

Selasa, 7 Agustus 2018 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com Jakarta – PT Arkadia Digital Media Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp200-Rp400 per lembar saham.

Chief Executive Officer Arkadia Digital Media, William Martaputra di Jakarta, Senin (6/8/2018) mengatakan dana yang diperoleh dari IPO ini akan digunakan untuk peningkatan infrastruktur dan perangkat keras, pengembangan platform dan perangkat lunak, serta modal kerja.

“Melalui IPO ini, manajemen PT Arkadia Digital Media Tbk membuka kesempatan kepada publik untuk menjadi pemegang saham dan ikut berkontribusi dalam pengembangan media digital di tanah air,” katanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan pihaknya menargetkan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Agustus 2019 mendatang. Dengan IPO ini, nilai perseroan berpeluang meningkat di masa mendatang.”Banyak agenda pengembangan yang akan dilakukan perseroan ke depannya, bisnis digital media ini sangat menjanjikan,” ujarnya.

Dalam aksi korporasi itu, perseroan akan melepas 150 juta lembar saham ke publik atau sebesar 54,55 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dengan demikian, perseroan berpotensi mengantongi dana hasil IPO sebesar Rp30-Rp60 miliar.

PT Arkadia Digital Media Tbk merupakan perusahaan bidang media online dan konten multimedia. Saat ini perseroan mempunyai tiga anak perusahaan, yakni PT Arkadia Digital Media (AMN), PT Mata Media Nusantara (MMN) dan PT Integra Archipelago Media (IAM). (zub)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

Pers Rilis

High Tea bertema Winnie the Pooh Disney di SKAI

Jumat, 24 Jul 2026 - 03:47 WIB