Analis : Rupiah Hari Ini akan Melemah, Seiring Koreksi Mata Uang Asia

- Pewarta

Rabu, 27 Maret 2019 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu pagi (27/3/2019), melemah seiring koreksi mata uang regional Asia.

Pada pukul 9.50 WIB, kurs rupiah melemah 36 poin atau 0,26 persen menjadi Rp14.209 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.173 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu, mengatakan pelemahan rupiah seiring dengan perkembangan Brexit yang masih dicermati oleh pasar. Ia memprediksi Rabu ini rupiah akan terkoreksi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rupiah hari ini akan melemah dan diperdagangkan di kisaran Rp14.138 hingga Rp14.215 per dolar,” ujar Ibrahim.

Siaga Brexit berlanjut setelah Dewan Perwakilan Inggris memberikan suara pada hari Senin (25/3) lalu di Inggris untuk mengambil kendali atas proses Brexit dari Perdana Menteri Inggris Theresa May. Anggota parlemen sekarang dijadwalkan untuk memilih berbagai opsi penarikan pada hari ini.

Pekan lalu, tenggat waktu Brexit yang semula ditetapkan untuk 29 Maret 2019, ditunda setidaknya dua minggu lagi untuk memberi May waktu dalam menghasilkan solusi Brexit yang lebih baik.

Namun, May mengatakan bahwa dia masih kekurangan dukungan untuk mendapatkan kesepakatan Brexit, yang ditolak dua kali awal tahun ini, untuk pemungutan suara ketiga.

Pada Rabu pagi ini, dolar AS menguat terhadap Yuan 0,03 persen, dolar Singapura 0,09 persen, Baht 0,28 persen. Dolar AS melemah terhadap Won 0,11 persen dan Yen 0,06 persen.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.202 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.171 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Seminar Ekonomi Karbon Digelar di PHBS, Shenzhen

Rabu, 29 Jul 2026 - 04:08 WIB