Analis Perkirakan Rupiah Melemah Pasca-BI Tahan Suku Bunga

- Pewarta

Jumat, 22 Februari 2019 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Analis pasar uang memperkirakan nilai tukar (kurs) rupia akhir pekan melemah seiring ditahannya suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) oleh Bank Indonesia.

“BI telah menaikkan kebijakan suku bunganya sejak Mei 2018 lalu mencapai 175 bps dari 4,25 persen menjadi 6 persen. Kendati demikian kenaikan tersebut belum direspons oleh perbankan dengan menaikkan suku bunga kreditnya secara signifikan,” kata Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Untuk suku bunga kredit modal kerja, lanjut Lana, naik tipis 0,08 persen sejak Mei hingga Desember 2018, bahkan untuk suku bunga kredit konsumsi turun 0,67 persen, dan suku bunga investasi turun 0,19 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Turunnya suku bunga ini indikasi fokus perbankan yang cenderung memperbesar kredit konsumsi,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, kemungkinan BI bisa mempertahankan suku bunganya di 6 persen hingga akhir 2019.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Kamis (21/2) lalu kememutuskan suku bunga acuan 7DRR tetap di level 6 persen. Begitupun untuk suku bunga Deposit Facility tetap 5,25 persen dan suku bunga Lending Facility tetap 6,75 persen.

BI menyatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan upaya penguatan stabilitas eksternal khususnya untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan dalam batas yang aman dan mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik.

Lana memperkirakan pada hari ini rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.080 per dolar AS hingga Rp.14.100 per dolar AS.

Hingga pukul 10.17 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak melemah 6 poin menjadi Rp14.077 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.071 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.079 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.057 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru