AMMN Tetapkan Harga IPO sebesar Rp1.695

- Pewarta

Senin, 3 Juli 2023 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMMN Tetapkan Harga IPO sebesar Rp1.695

Foto ilustrasi: PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)/IST

MEDIA EMITENPT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) telah menetapkan harga penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 3 hingga 5 Juli 2023 sebesar Rp1.695 per lembar saham.

Dengan harga tersebut, Amman berpotensi mendapatkan dana segar mencapai Rp10,72 triliun dari perhelatan IPO, sebagaimana dikutip dari keterbukaan informasi  Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin 3 Juli2023.

Dana hasil IPO akan digunakan dengan rincian, sekitar Rp1,78 triliun atau sekitar US$ 117,2 juta untuk penyetoran modal kepada PT Amman Mineral Industri (AMIN) melalui pengambil bagian saham baru yang akan diterbitkan oleh AMIN. Dana ini oleh AMIN akan dipakai untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek smelter di Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sekitar Rp 3,04 triliun atau US$ 200 juta untuk melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Dan sisa dana akan digunakan untuk penyetoran modal kepada AMNT melalui pengambil bagian saham baru yang akan diterbitkan oleh AMNT. 

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek, diantaranya PT BNI Sekuritas, PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara penjamin emisi efek dalam IPO AMMN adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia, dan PT Samuel Sekuritas Indonesia.

Sebagai informasi, aksi penawaran umum saham perdana PT Amman Mineral International Tbk, yang merupakan entitas usaha Grup Medco senilai Rp 10,72 triliun itu akan menambah daftar aksi IPO jumbo di BEI.

Apabila sesuai rencana, maka IPO AMMN akan masuk daftar IPO terbesar di pasar modal Indonesia, setelah PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) sebesar Rp21,9 triliun, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel sebesar Rp18,79 triliun, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) sebesar Rp13,72 triliun, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp12,24 triliun.

Dari grup Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang melantai di BEI pada 24 Februari 2023 berhasil menghimpun dana IPO Rp9,05 triliun.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru