MEDIA EMITEN – Saham-saham sektor teknologi kembali terkena tekanan jual sehingga mengakibatkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah 5,29 poin atau 0,08% menjadi 7.012,07 pada penutupan perdagangan Selasa 29 November 2022.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 2,82%, diikuti sektor keuangan dan sektor transportasi & logistik masing-masing turun 1,56% dan 0,72%.
Sedangkan tujuh sektor meningkat dengan sektor energi naik paling tinggi 1,69%, diikuti sektor kesehatan dan sektor properti & real estat masing-masing naik 0,6% dan 0,19%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saham Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang mempunyak bobot cukup besar dalam perhitungan IHSG kembali terkoreksi 6,36% ke level Rp 162. Dalam seminggu ini, saham tersebut telah turun sekitar 17,35%. Harga GOTO terus tertekan menyusul akan berakhirnya periode lockup untuk pemegang saham pengendali.
Di tengah penurunan IHSG, investor asing justru mencatatkan beli bersih atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp 777,21 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp 239,16 miliar.
Net buy asing terbanyak yaitu saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 588,45 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 249,69 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 120,13 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 76,20 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 70,92 miliar.
Sentimen yang mempengaruhi pasar antara lain dari meluasnya aksi protes di China dengan akan diterapkan kembali zero COVID policy dan lockdown di sejumlah kota sehingga menimbulkan gelombang demonstrasi. Dikhawatirkan hal ini akan berdampak perlambatan pertumbuhan ekonomi China.
Baca Juga:
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
InfiMotion Technology Tampil Perdana ke Publik, Pamerkan Kapabilitas Lengkap E-Drive di Wuxi
Pemenang Stevie® Awards for Technology Excellence Tahunan Ketiga Diumumkan
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SULI, BSBK, INDX, PBRX, dan JAST. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni EMTK, PNLF, GOTO, ZATA, dan BBSS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.466.913 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,54 miliar lembar saham senilai Rp15,41 triliun. Sebanyak 238 saham naik, 274 saham menurun, dan 191 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 134,99 atau 0,48% ke 28.027,84, Indeks Hang Seng naik 906,74 atau 5,24% ke 18.204,68, Indeks Shanghai meningkat 71,2 poin atau 2,31% ke 3.149,75, dan Indeks Straits Times menguat 36,3 poin atau 1,12% ke 3.276,36.







