MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 15,24 poin atau 0,23% ke level 6.698,55 pada akhir pekan, Jumat 16 Juni 2023.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,11 poin atau 0,01% ke posisi 952,15.
Pasar cenderung menyoroti kondisi pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia yaitu China yang melambat dan berpotensi berimbas pada ekonomi Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 2,74%, diikuti sektor barang baku dan sektor industri yang naik masing-masing 0,43% dan 0,02%.
Sedangkan, delapan sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan turun paling dalam minus 0,66%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen primer yang minus 0,6% dan 0,47%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SULI, BCIC, TSPC, EMTK dan PADA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni RAJA, LAJU, DMMX, BSML dan MENN.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.157.105 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,80 miliar lembar saham senilai Rp12,42 triliun. Sebanyak 213 saham naik, 313 saham menurun, dan 204 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 220,60 poin atau 0,66% ke 33.706,10, indeks Hang Seng menguat 211,44 poin atau 1,07% ke 20.040,36, indeks Shanghai menguat 20,35 poin atau 0,63% ke 3.273,33, dan indeks Strait Times melemah 19,70 poin atau 0,61% ke 3.262,55.






