Bursa Saham Australia Menguat, Tertinggi Delapan Bulan Terakhir

- Pewarta

Rabu, 24 April 2019 - 02:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Australia dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi (24/4/2019), bertengger di level tertinggi delapan bulan didukung oleh kinerja baik di Wall Street, sementara dolar Australia yang lebih lemah mendorong saham-saham yang sensitif terhadap mata uang.

Laba perusahaan-perusahaan yang lebih baik dari perkiraan mendorong indeks S&P 500 dan Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi pada Selasa (23/4/2019), membantu meningkatkan sentimen menjelang liburan Hari Anzac pada Kamis (24/4/2019). Perdagangan sudah tipis minggu ini karena liburan Paskah pada Senin (22/4/2019).

Indeks S&P/ASX 200 naik 0,6 persen atau 35,9 poin, menjadi 6.355,30 poin pada pukul 00.52 GMT (07.52 WIB), dengan volume diperkirakan lebih sedikit menuju liburan pertengahan minggu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks acuan ditutup satu persen lebih tinggi pada Selasa (23/4/2019), sebut Reuters.

Sementara suasana positif, dolar Australia melemah 0,1 persen terhadap greenback, menjelang laporan inflasi yang banyak diantisipasi pada pukul 01.30 GMT.

“Rilis ini bisa memiliki dampak yang lebih besar dari biasanya mengingat komentar dari RBA dalam risalah pertemuan kebijakan moneter baru-baru ini, di mana mereka mengindikasikan bahwa penurunan (suku bunga) dapat tertunda jika inflasi tetap rendah,” kata Nick Twidale dalam catatan harian pagi.

Mata uang telah berada dalam tren menurun sejak akhir Maret setelah bank sentral negara itu mengabaikan bias netral yang telah berlangsung lama untuk mengatakan langkah selanjutnya dalam suku bunga kemungkinan turun.

Saham-saham yang bergantung pada ekspor, seperti kelas berat indeks CSL Ltd naik lebih dari tiga persen, kenaikan satu hari terbesar sejak akhir Desember.

Sementara Aussie yang lebih lemah menjadi pertanda baik bagi eksportir, Damian Rooney, seorang direktur penjualan ekuitas di Argonaut, mengatakan “sisi lain dari itu adalah harga komoditas; kami perkirakan melihat emas dan perdagangan komoditas melemah pagi ini. ”

Pendorong kerugian di pasar yang secara keseluruhan positif adalah saham-saham emas dan pertambangan.

Harga emas merosot mendekati posisi terendah empat bulan karena investor mencari aset-aset berisiko di balik kenaikan pasar ekuitas global.

Sub-indeks emas lokal turun sebanyak 1,8 persen, dengan Northern Star Resources turun hampir enam persen setelah membukukan angka produksi triwulanan.

Sementara itu, sektor keuangan menguat dengan bank-bank Empat Besar, mulai dari pemberi pinjaman teratas Commonwealth Bank of Australia hingga pemberi pinjaman No. 4 National Australia Bank, naik antara 0,3 persen hingga 0,7 persen.

Empat bank besar akan mengumumkan laba minggu depan (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru