Rupiah Ditutup Menguat Seiring Positifnya Data Neraca Perdagangan

- Pewarta

Selasa, 16 April 2019 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Ditutup Menguat Seiring Positifnya Data Neraca Perdagangan

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (15/4/2019) ditutup menguat seiring dengan positifnya data neraca perdagangan Indonesia untuk Maret 2019.

Rupiah menguat 57 poin atau 0,41 persen menjadi Rp14.063 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.120 per dolar AS.

BACA JUGA : Rupiah Senin Pagi Dibuka Naik 53 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin, mengatakan, neraca perdagangan Maret yang mengalami surplus sebesar 540 juta dolar AS membantu rupiah apresiasi terhadap dolar AS.

“Dengan realisasi ekspor dan impor, maka terjadi surplus untuk dua bulan berturut-turut. Di Februari 2019 terjadi surplus 330 juta dolar AS dan di Maret 2019 senilai 540 juta dolar AS,” ujar Ibrahim.

Sementara itu, dari eksternal, hasrat pelaku pasar bertambah besar kala ada perkembangan positif dari negosiasi Brexit. Uni Eropa sepakat untuk memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan Brexit dari 12 April menjadi akhir Oktober 2019.

Dengan begitu, pemerintah Inggris akan punya cukup waktu untuk bernegosiasi dengan parlemen agar “No-Deal Brexit” bisa dihindari. Ada kemungkinan pemerintah akan melakukan referendum tahap kedua.

Selain itu, sentimen eksternal lainnya yaitu meredanya kekhawatiran terhadap potensi penurunan pertumbuhan ekonomi China setelah data ekspor China tumbuh 14,2 persen (yoy) di Maret. Selain itu, data industrial Production Index China di Februari hanya turun 0,3 persen (yoy) atau lebih rendah ketimbang di Januari yang turun hingga 0,7 persen (yoy).

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka menguat Rp14.085 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.063 per dolar AS hingga Rp14.085 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.067 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.153 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru