AS-China Bakal Capai Kesepakatan Perdagangan Sekitar 27 Maret

- Pewarta

Senin, 4 Maret 2019 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret, mengingat kemajuan dalam perundingan antara kedua negara, Wall Street Journal melaporkan pada Minggu (3/3/2019).

Kedua negara telah saling memberlakukan tarif untuk barang-barang satu sama lain senilai ratusan miliar dolar AS, mengguncang pasar keuangan, mengganggu rantai pasokan manufaktur, dan menyusutkan ekspor pertanian AS.

China akan menurunkan tarif pada barang-barang buatan AS termasuk produk pertanian, bahan kimia, dan mobil, dengan imbalan pengurangan sanksi-sanksi dari Washington, kata Journal, mengutip orang-orang yang menjelaskan masalah tersebut di kedua pihak.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber surat kabar itu memperingatkan bahwa rintangan-rintangan tetap ada, dan masing-masing pihak menghadapi kemungkinan perlawanan di dalam negeri bahwa persyaratan-persyaratannya terlalu menguntungkan bagi pihak lain.

Sebagai bagian dari kesepakatan akan ada pembelian gas alam senilai 18 miliar dolar AS dari Cheniere Energy Inc yang berbasis di Houston, kata laporan itu.

Cheniere menolak berkomentar tentang potensi kesepakatan pasokan LNG baru dengan China, kata seorang juru bicara. Pihaknya tahun lalu menandatangani kesepakatan 20 tahun untuk memasok gas alam ke perusahaan milik negara Chinese National Petroleum Corp (CNPC) dari terminal ekspor Louisiana hingga 2043.

Amerika Serikat sedang bekerja untuk menuntaskan perjanjian perdagangan terperinci dengan China yang akan mencakup komitmen struktural tertentu, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan kepada CNBC pada Kamis (28/2).

Pekan lalu, Trump mengatakan AS bisa menjauh dari kesepakatan perdagangan dengan China jika itu tidak cukup baik, bahkan ketika penasihat ekonominya memuji kemajuan “fantastis” menuju kesepakatan untuk mengakhiri perselisihan dengan Beijing. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru