Pasar Saham Australia Dibuka Menguat karena Investor Tetap Positip

- Pewarta

Kamis, 17 Januari 2019 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Menguat karena Investor Tetap Positip

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Australia dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi (17/1/2019), karena investor tetap positif dengan saham-saham teknologi melonjak untuk hari kedua, sementara saham-saham energi dan keuangan membuat keuntungan solid.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 11,90 poin atau 0,20 persen menjadi diperdagangkan di 5.847,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 13,30 poin atau 0,23 persen pada 5.907,00 poin.

Aksi perdagangan semalam di pasar global, terutama Wall Street menunjukkan berkurangnya ketakutan pasar, kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sentimen yang membaik didukung oleh kekalahan mosi tidak percaya di pemerintah Inggris dan laporan perusahaan AS yang lebih baik dari perkirakan.

Pada indeks lokal, utilitas merosot sementara jasa-jasa komunikasi dan consumer discretionaries beringsut lebih rendah.

Semua sektor lainnya cenderung lebih tinggi dengan saham-saham kelas berat memimpin kenaikan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,47 persen, ANZ naik 0,97 persen, National Australia Bank naik 0,44 persen, dan Westpac Bank naik 0,50 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP turun 0,09 persen, Fortescue Metals naik 1,23 persen, Rio Tinto naik 0,41 persen, dan penambang emas Newcrest naik 0,75 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas reli, dengan Oil Search naik 0,33 persen, Santos naik 0,84 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,63 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 0,25 persen, dan Woolworths naik 0,10 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,51 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas tidak berubah dan perusahaan biomedis CSL tergelincir 0,35 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB