BI Sudah Dengar Rencana BUMN Dirikan Tekfin QR Code

- Pewarta

Kamis, 10 Januari 2019 - 04:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BI Sudah Dengar Rencana BUMN Dirikan Tekfin QR Code

Mediaemiten.com, Jakarta – Bank Indonesia mengaku sudah mendengar rencana enam BUMN yang akan mendirikan perusahaan finansial berbasis teknologi (tekfin/financial technology/fintech) dengan layanan teknologi pemindaian kode respon cepat (QR Coe).

Namun, menurut Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko di Jakarta, Rabu (9/1/2019), hingga saat ini pihaknya sebagai otoritas sistem pembayaran belum menerima laporan secara resmi dari enam BUMN tersebut.

“Secara resmi belum, tapi sudah ada rencana memang dari mereka (BUMN),” kata Onny.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Onny juga mengaku belum mengetahui jelas apakah enam BUMN tersebut akan mendirikan perusahaan baru atau hanya konsolidasi untuk menggabungkan layanan pembayaran kode QR.

“Itu baru rencana mereka, kita belum tahu mendetail,” ujarnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga mengaku belum menerima laporan soal rencana pembentukan tekfin berbasis Kode QR tersebut. Rudiantara mendukung sepenuhnya langkah BUMN untuk memiliki perusahaan khusus tekfin yang mengandalkan sistem pemindaian kode QR.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengatakan empat bank BUMN ditambah PT. Pertamina Persero dan PT. Telkom Tbk akan membentuk perusahaan tekfin atau “fintech” berbasis pemindaian kode QR.

Selain Bank Mandiri, ketiga bank BUMN lainnya adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

“Dari sisi pembayaran ada rencana untuk Himbara, Telkom, Pertamina akan bentuk ‘fintech’ baru sistem pembayaran basis QR Code,” ujar Tiko, sapaan akrab Kartika.

Layanan pembayaran menggunakan Kode QR memang digadang-gadang sebagai fasilitas pembayaran masa depan yang akan menjadi pelengkap mesin Electronic Data Capture/EDC atau Mesin Perekam Data Elektronik.

Layanan pembayaran menggunakan Kode QR yang sudah marak digunakan adalah layanan pembayaran uang elektronik milik Go-Pay dan OVO. (iap)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru