DRMA Catatkan Lonjakan Laba 144%

- Pewarta

Rabu, 26 Juli 2023 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)/IST.

Foto ilustrasi: PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)/IST.

MEDIA EMITEN – Perusahaan manufaktur komponen otomotif milik TP Rachmat, PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) membukukan laba bersih sebesar Rp 352,31 miliar pada semester I-2023, melonjak 144% dibandingikan periode yang sama tahun 2022 sebesar Rp 144,59 miliar.

Kenaikan ini didukung oleh penjualan perseroan yang meningkat 72% ( yoy) menjadi Rp2,74 triliun dari Rp1,59 triliun. Penjualan didominasi oleh segmen kendaraan roda dua sebesar 54%, sedangkan untuk segmen kendaraan roda empat berkontribusi sebesar 30%.

Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso mengatakan, tren kendaraan listrik yang tumbuh di Indonesia menjadi katalis positif bagi perseroan. Perseroan tengah konsen melakukan inovasi terhadap komponen otomotif yang belum diproduksi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adanya potensi besar pertumbuhan pasar kendaraan roda empat, yang tentu saja akan berpengaruh langsung terhadap peningkatan permintaan komponen otomotif yang diproduksi perseroan,” katanya dalam keterangan resminya, Rabu 26 Juli 2023.

Total aset DRMA pada 30 Juni 2023 tercatat sebesar Rp3,39 triliun, meningkat dari Rp2,68 triliun pada 31 Desember 2022.

Menurut Irianto , perseroan mendapat kepercayaan dari salah satu merek besar di industri mobil untuk mengembangkan komponen paket baterai yang penting untuk kendaraan listrik (EV). DRMA bakal memasang Electro Dipping Line untuk produksi casing kemasan baterai pada akhir 2023.

“Sebagai perusahaan manufaktur, DRMA bertujuan untuk memproduksi komponen secara lokal, mengurangi ketergantungan pada impor dan berkontribusi pada kemajuan industri EV dalam negeri,” tandas Irianto.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru