MEDIA EMITEN -Jumalh investor kripto di Indonesia tumbuh 0,87% pada Mei 2023 atau bertambah 15 ribu individu dari 17,2 juta menjadi 17,4 juta.
Secara tahunan, investor kripto yang terdaftar di Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) telah meningkat sebanyak 3,28 juta orang atau tumbuh 23,23% dibandingkan dengan Mei 2022 yang sebesar 14,12 juta orang.
“Jadi potensi masih akan terus berkembang bagi aset kripto,” kata Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) Bappebti, Tirta Karma Sanjaya, Kamis 6 Juli 2023.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut dia, dengan akses yang semakin mudah terhadap informasi dan kemajuan teknologi digital, semakin banyak individu yang mengenali potensi aset kripto sebagai peluang investasi yang menjanjikan.
Sementaa itu, CEO Tokocrypto Yudhono Rawis optimistis dengan pertumbuhan saat ini dan prospek investasi aset kripto di Indonesia ke depan.
Dibandingkan dengan negara lain, kata dia, Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam adopsi dan pertumbuhan investasi aset kripto.
“Ekosistem yang kuat, kerangka regulasi yang mendukung, dan komunitas yang aktif dari para penggemar aset kripto telah berkontribusi pada keunggulan Indonesia dalam peta global aset kripto,” katanya.
Baca Juga:
XCMG Percepat Pengiriman Alat Berat untuk Proyek Infrastruktur dan Pertambangan di Berbagai Negara
Adapun nilai transaksi kripto dalam negeri mencapai Rp8,21 triliun pada Mei 2023 atau menurun 23,8% dari bulan sebelumnya yang mencapai Rp10,77 triliun.







