IHSG Koreksi Tipis, Jelang Rilis Data Inflasi AS

- Pewarta

Selasa, 13 Juni 2023 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup terkoreksi tipis 3,36 poin atau 0,05% ke level 6.719,01 pada akhir perdagangan Selasa 13 Juni 2023.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,14 poin atau 0,01%ke posisi 952,58.

Pasar menantikan laporan inflasi Amerika Serikat (AS) dan pertemuan The Federal Reserve (The Fed) untuk menentukan suku bunga acuannya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, pelaku pasar merespons positif terkait kebijakan bank sentral China, yang secara tidak terduga memangkas suku bunga kebijakan jangka pendek yang bertujuan untuk membantu pemulihan ekonomi, yaitu 7- Day Reverse Repurchase Rate sebesar 10 basis poin menjadi 1,9%, dari sebelumnya 2%.

Keputusan tersebut sebagai upaya bank sentral China untuk memulihkan ekonomi mereka, karena menghadapi data ekonomi yang mengecewakan setelah gagal mendapatkan momentum saat pembukaan kembali COVID-19. 

Dari dalam negeri, IHSG bergerak variatif seiring katalis positif penjualan ritel tumbuh positif pada April 2023, dimana Bank Indonesia (BI) melaporkan survei Indeks Penjualan Ritel (IPR) tercatat sebesar 242,9 atau secara tahunan tumbuh sebesar 1,5 persen (yoy).

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat dimana sektor barang konsumen non primer paling tinggi yaitu 0,39%, diikuti sektor kesehatan yang naik sebesar 0,23%.

Sedangkan, sembilan sektor terkoreksi yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus 1,21%, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer yang turun minus 0,92% dan 0,78%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PTMP, BSML, TAYS, SAME dan ADHI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KLAS, SAGE, KAYU, MAXI dan VTNY.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.529.559 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,62 miliar lembar saham senilai Rp9,91 triliun. Sebanyak 237 saham naik, 291 saham menurun, dan 219 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 584,60 poin atau 1,8% ke 33.018,60, indeks Hang Seng menguat 117,10 poin atau 0,6% ke 19.521,42, indeks Shanghai menguat 4,84 poin atau 0,15% ke 3.233,67, dan indeks Strait Times melemah 6,67 poin atau 0,21% ke 3.189.40.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru