Surplus APBN Melonjak 128,5% Jadi Rp 234,7 Triliun

- Pewarta

Senin, 22 Mei 2023 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surplus APBN Melonjak 128,5% Jadi  Rp 234,7 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin 22 Mei 2023/IST.

MEDIA EMITENSurplus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per April 2023 melonjak 128,5% dibandingkan periode sama tahun lalu (year-on-year/yoy) menjadi Rp 234,7 triliun.

Lonjakan tersebut disebabkan oleh pendapatan negara yang melesat 17,3% (yoy) menjadi Rp1.000,5 triliun, jauh lebih tinggi dari realisasi belanja negara yang mencapai Rp765,8 triliun atau tumbuh 2%(yoy).

Tahun ini ABN masih lebih baik lagi hingga bulan April,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Senin 22 Mei 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun rasio surplus APBN tersebut setara dengan 1,12% dari produk domestik bruto (PDB).

Sri Mulyani memerinci realisasi pendapatan negara selama empat bulan pertama tahun ini meliputi penerimaan perpajakan sebesar Rp 782,7 triliun atau tumbuh 15,8% (yoy) serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) senilai Rp 217,8 triliun atau melonjak 22,8% (yoy).

Penerimaan perpajakan itu terdiri dari penerimaan pajak senilai Rp688,1 triliun atau tumbuh 21,3% (yoy) serta penerimaan dari kepabeanan dan cukai Rp94,5 triliun atau turun 12,8% (yoy).

Sementara itu, realisasi belanja negara terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp522,7 triliun atau tumbuh 2,9% (yoy) dan transfer ke daerah Rp243,1 triliun atau meningkat 0,3%(yoy).

Belanja pemerintah pusat meliputi realisasi belanja kementerian/lembaga (k/l) sebesar Rp257,7 triliun atau tumbuh 1,6% (yoy), serta belanja non k/l sebesar Rp265 triliun atau naik 4,1%(yoy).

Menkeu mengungkapkan keseimbangan primer kas negara mengalami surplus sebesar Rp374,3 triliun atau tumbuh 69,7% (yoy). Keseimbangan primer merupakan selisih dari pendapatan negara dikurangi belanja negara, di luar pembayaran bunga utang.

Meski APBN mengalami surplus, pembiayaan anggaran tetap dilakukan senilai Rp223,9 triliun hingga bulan lalu atau meningkat sebesar 56,3%(yoy).

“Realisasi pembiayaan anggaran ini untuk mengantisipasi kenaikan suku bunga global, sehingga memang terdapat kenaikan cukup signifikan,” jelasnya.

Berita Terkait

PROPAMI dan BEI Bahas Penguatan Kualitas Perusahaan yang Masuk Bursa
Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:27 WIB

PROPAMI dan BEI Bahas Penguatan Kualitas Perusahaan yang Masuk Bursa

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Berita Terbaru