IHSG Turun 0,43%, Tertekan Aksi Ambil Untung

- Pewarta

Jumat, 28 April 2023 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 29,76 poin atau 0,43% ke posisi 6.915,72 pada akhir perdagangan Jumat, 28 April 2023. Aksi ambil untung oleh investor menekan IHSG.

Kelompok saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,33 poin atau 0,35% ke posisi 961,75. Sementara itu, investor asing masih melanjutkan aksi beli dengan mencatatkan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp 621,0 miliar di seluruh pasar.

Katalis positif datang dari sikap para pelaku pasar yang optimistis terhadap rilis laporan keuangan periode kuartal I-2023 dari emiten-emiten, serta sejumlah laporan ekonomi dari kawasan Asia, dengan produksi industri dan aktivitas penjualan ritel yang lebih baik, sehingga mengimbangi kekhawatiran terhadap ekonomi AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor menunggu pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) untuk menentukan kebijakan suku bunga acuan The Fed pada awal Mei pekan depan.

Bank sentral AS diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin dalam pertemuan tersebut.

Selain itu, pada pekan depan juga terdapat laporan inflasi dalam negeri oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yang diperkirakan akan berada di bawah 5% yoy di tengah kenaikan harga pangan dan barang lainnya pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat di mana sektor kesehatan paling tinggi yaitu 1,17%, diikuti sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik naik masing-masing 1,17% dan 1,05%.

Sedangkan, empat sektor terkoreksi dipimpin oleh sektor industri yang turun paling dalam yaitu minus 1,59%, diikuti oleh sektor energi dan sektor infrastruktur yang masing- masing turun minus 0,28% dan 0,23%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NELY, AWAN, COAL, MDLN dan HAIS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MENN, UNTR, GULA, SAGE, dan KJEN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.211.908 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,78 miliar lembar saham senilai Rp12,60 triliun. Sebanyak 255 saham naik, 280 saham menurun, dan 196 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 398,70 poin atau 1,4% ke 28.856,40, indeks Hang Seng menguat 54,29 poin atau 0,27% ke 19.894,57, indeks Shanghai menguat 37,39 poin atau 1,14% ke 3.323,27, dan indeks Strait Times melemah 11,05 poin atau 0,34% ke 3.270,98.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru