Saham Unggulan Topang Kenaikan IHSG 0,51%

- Pewarta

Kamis, 27 April 2023 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Unggulan Topang Kenaikan IHSG 0,51%

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) naik 35,33 poin atau 0,51% ke posisi 6.945,48 pada akhir pedagangan Kamis, 27 April 3023.

Sejumlah saham unggulan menopang kenaikan IHSG yang tercermin pada indeks LQ45 yang naik 1,87 poin atau 0,19% ke posisi 965,08.

Investor mengantisipasi rilis data ekonomi AS, khususnya estimasi kedua PDB kuartal I 2023 pada Kamis, serta Personal Consumption Expenditure (PCE) Price Index, sebuah indikator The Fed untuk mengukur inflasi, yang dijadwalkan dirilis pada hari Jumat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari mancanegara, para pelaku pasar menantikan agenda pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Federal Reserve (The Fed) yang akan dilakukan pada awal Mei pekan depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) tersebut diperkirakan masih akan menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin.

Dari dalam negeri, pada awal Mei pekan depan, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melaporkan tingkat inflasi dalam negeri, yang diperkirakan akan berada di atas 5% year on year (yoy) seiring dengan kenaikan harga pangan dan barang lainnya pada momentum Ramadhan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor teknologi paling tinggi yaitu 1,01%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor infrastruktur naik masing-masing 0,75% dan 0,65%.

Sedangkan, lima sektor terkoreksi dipimpin oleh sektor kesehatan yang turun paling dalam yaitu minus 0,48%, diikuti oleh sektor keuangan dan barang baku yang masing-masing turun minus 0,25% dan 0,23%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu AWAN, HILL, GULA, KJEN, dan IRSX. Sedangkan, saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MENN, FILM, PTMP, HALO, dan PNLF.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.590.202 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,74 miliar lembar saham senilai Rp11,14 triliun. Sebanyak 303 saham naik, 225 saham menurun, dan 203 tidak bergerak nilainya.

Berita Terkait

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terbaru