IHSG Melemah 0,39%, Ditutup di Bawah 6.800

- Pewarta

Kamis, 6 April 2023 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  IHSG turun meninggalkan level 7.000/Dok

Foto ilustrasi: IHSG turun meninggalkan level 7.000/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 26,90 poin atau 0,39% ke level 6.792,7 pada akhir perdagangan Kamis, 6 April 2023. Sektor teknologi anjlok dan kembali menekan IHSG.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 3,49 poin atau 0,37% ke posisi 937,2.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, mayoritas melemah dipimpin sektor teknologi yang turun 1,51%, diikuti sektor kesehatan dan sektor energi yang masing-masing turun 1,36% dan 0,95%. Sedangkan satu sektor menguat yaitu sektor keuangan yang naik 0,12%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah koreksi IHSG, investor asing merealisasikan transaksi beli bersih (net buy) saham senilai Rp 646,54 miliar di seluruh pasar dan Rp 656,02 miliar di pasar reguler.

Net foreign buy terbanyak terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 323,2 miliar, PT Telkom IndonesiaTbk (TLKM) Rp 258,8 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 141,7 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 98,3 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 74,6 miliar.

Sebaliknya, penjualan bersih (net foreign sell) terjadi pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 165,9 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 115,6 miliar, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) Rp 49,8 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 41,8 miliar, dan PT MNC Energy Tbk (IATA) Rp 24,6 miliar.

Sentimen global mempengaruhi pergerakan harga saham, seperti koreksi harga komoditas dan pernyataan Presiden The Fed Cleveland yaitu Loretta Mester mengatakan bahwa suku bunga di AS akan tetap naik, meskipun ada pelemahan pertumbuhan ekonomi, serta menyarankan suku bunga akan tetap berada di atas level 5% untuk waktu lebih lama.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan perdagangan saham dengan frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.304.424 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,51 miliar lembar saham senilai Rp21,50 triliun. Sebanyak 204 saham naik, 323 saham menurun, dan 200 tidak bergerak nilainya.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NASI, KJEN, HOMI, WAPO, dan AXIO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HILL, WSBP, HATM, BSML dan SAGE.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 340,70 poin atau 1,22% ke 27.472,6, indeks Hang Seng naik 56,60 poin atau 0,28% ke 20.331,1, indeks Shanghai menguat 0,07 poin atau nyaris tagnan ke 3.312,6, dan indeks Strait Times melemah 17,68 poin atau 0,53% ke 3.301,1.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru