MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 53,32 poin atau 0,79% ke posisi 6.708,9 pada perdagangan Senin 27 Maret 2023. Koreksi beberapa saham sektor keuangan pasca cum date dividen memberi tekanan pada IHSG.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor melemah di mana sektor keuangan paling dalam sebesar 1,04%, diikuti sektor kesehatan dan sektor infrastruktur yang turun masing-masing 0,32% dan 0,17%.
Sementara itu, tujuh sektor menguat dipimpin sektor energi yang naik 0,97%, diikuti sektor transportasi & logistik, serta sektor properti yang masing-masing naik 0,81% dan 0,64%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Harga saham perbankan mengalami koreksi cukup dalam setelah cum date dividen, seperti saham BMRI yang turun 6,42% menjadi Rp 10.200, dan BBRI turun 0,63% menjadi Rp 4.740. Selain sentimen dividen, investor cernderung berhati-hati seiring kekhawatiran pasar terhadap krisis perbankan di AS dan Eropa.
Sebelumnya petinggi IMF dimana Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva yang memperkirakan risiko stabilitas keuangan telah meningkat Pasar juga merespons masalah Deutsche Bank menyusul lonjakan biaya credit default swap yangmencerminkan risiko gagal bayar.
Di tengah koreksi IHSG, investor asing justru mencatatkan beli bersih (net foreign buy) senilai Rp 115,62 miliar di seluruh pasar, dan Rp 94,38 miliar di pasar reguler.
Net buy terbanyak terjadi pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 162,87 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 147,81 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 69,80 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 47,94 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 38,91 miliar.
Baca Juga:
Dua Alumni Peking University Raih “Fields Medal”, Sebanyak 14 Akademisi PKU Tampil di ICM 2026
Pizza Hut Indonesia dan TUKR Rayakan 10 Tahun Pizza Maker Junior Ajak Anak Peduli Lingkungan
Sebaliknya, penjualan bersih (net foreign sell) terbanyak terjadi pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 148,88 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 82,63 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 81,69 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 29,19 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 27,11 miliar.
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SAGE, MARI, CBRE, KRYA, dan MCAS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UFOE, AMAN, PGEO IRSX, dan TRON.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.349.659 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,06 miliar lembar saham senilai Rp9, 39 triliun. Sebanyak 295 saham naik, 215 saham menurun, dan 215 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 91,60 poin atau 0,33% ke 27.476,9, indeks Hang Seng melemah 347,99 poin atau 1,75% ke 19.567,6, indeks Shanghai melemah 14,25 poin atau 0,44% ke 3.251,4, dan indeks Strait Times menguat 22,33 poin atau 0,7% ke 3.234,9.







