Harga Emas Melonjak, Dolar AS Melemah

- Pewarta

Sabtu, 4 Maret 2023 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas berjangka melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena dolar AS melemah dan mencatat kerugian mingguan pertama sejak Januari terhadap mata uang utama lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$ 14,10 atau 0,77% menjadi ditutup pada US$ 1.854,60 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.856,30 dan terendah US$ 1.842,00 per ounce.

Dolar melemah pada Jumat (3/3/2023), menyusul rilis laporan sektor jasa-jasa AS Februari, dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,48% menjadi 104,5242.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk minggu ini, emas berjangka menguat lebih dari 2%, kenaikan mingguan pertama dalam lima pekan terakhir karena komentar terbaru dari pejabat Federal Reserve membantu memberikan kejelasan lebih lanjut tentang jalur kebijakan moneter tahun ini.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic menegaskan kasus untuk kenaikan 25 basis poin pada Maret, sementara Gubernur Fed Christopher Waller mengatakan dalam pidato terpisah bahwa inflasi yang moderat dan pertumbuhan ekonomi dapat meminta suku bunga memuncak pada perkiraan sebelumnya sebesar 5,4%.

Investor bereaksi terhadap komentar dari Gubernur Federal Reserve Chris Waller yang dibuat setelah pasar tutup pada Kamis (2/3/2023). Waller berkata: “Inflasi tidak turun secepat yang saya kira” menandakan dia akan terbuka untuk kenaikan suku bunga yang lebih tinggi lagi jika tekanan harga tidak mereda lebih cepat.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis pada Jumat (3/3/2024) beragam. Indeks manajer pembelian (PMI) jasa-jasa dari Institute for Supply Management (ISM) tercatat di 55,1% pada Februari, turun 0,1 poin persentase dibandingkan dengan pembacaan Januari sebesar 55,2%.

Indeks PMI jasa-jasa dari Global S&P AS naik menjadi 50,6 pada Februari dari 46,8 pada Januari. Ini adalah angka tertinggi sejak Juni dan melampaui ambang batas 50,0 yang memisahkan ekspansi dari kontraksi.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 33,70 sen atau 1,61% menjadi ditutup pada US$ 21,238 per ounce. Platinum untuk pengiriman April meningkat US$ 16,20 atau 1,68% menjadi US$ 979,40 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru