Emas Rebound, Ekspektasi Perlambatan Kenaikan Suku Bunga AS

- Pewarta

Rabu, 30 November 2022 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Rebound, Ekspektasi Perlambatan Kenaikan Suku Bunga AS

Foto ilustrasi: emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas rebound, pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya. Ekspektasi bahwa Federal Reserve kemungkinan akan memperlambat laju kenaikan suku bunga menjadi pendorong logam mulia ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$ 8,4 atau 0,48% menjadi US$ 1.763,70 per ounce, setelah diperdagangkan mencapai tertinggi sesi di US$ 1.773,40 dan terendah di US$ 1.752,90 per ounce.

Data ekonomi yang dirilis pada Selasa beragam. Indeks harga 20 kota AS CoreLogic Case-Shiller S&P turun 1,2% pada September, penurunan bulanan ketiga berturut-turut dan menyamai penurunan 1,3 persen yang diharapkan oleh para ekonom.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

The Conference Board melaporkan bahwa indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 100,2 pada November, dari 102,2 pada Oktober dan terendah sejak Juli.

Powell akan berbicara di acara Brookings Institution pada Rabu tentang prospek ekonomi AS dan pasar tenaga kerja. Investor akan mencari petunjuk tentang kapan Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga yang agresif.

Sebelumnya, Presiden Federal Reserve New York John Williams mengatakan bank sentral kemungkinan akan mulai memangkas suku bunga pada 2024, karena tekanan inflasi akhirnya mereda. Dia juga mengatakan bahwa biaya pinjaman perlu dinaikkan lebih lanjut untuk menurunkan inflasi.

Emas melihat sedikit permintaan safe haven minggu ini, ketika kerusuhan sipil yang belum pernah terjadi sebelumnya di China yang memprotes kebijakan nol-Covid yang ketat, menimbulkan kekhawatiran atas gangguan ekonomi global.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 31,1 sen atau 1,47%, menjadi US$ 21,436 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari meningkat US$ 9,30 atau 0,93% menjadi US$ 1.008,60 per ounce.

Berita Terkait

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
PROPAMI dan BEI Bahas Penguatan Kualitas Perusahaan yang Masuk Bursa

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:58 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Kamis, 10 September 2026 - 16:40 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 16:06 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:24 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 14:50 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terbaru

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Pers Rilis

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:16 WIB