Laba BTN Naik 44,3%

- Pewarta

Selasa, 29 November 2022 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laba BTN Naik 44,3%

Foto ilustrasi: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)/Dok.

MEDIA EMITEN – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan laba bersih Rp 2,49 triliun pada akhir Oktober 2022, naik 44,43% dibandingkan Oktober 2021 yang tercatat Rp 1,72 triliun.

Dari Laporan Keuangan Bulanan Bank BTN yang dikutip di Jakarta, Selasa 29 November 2022, pencapaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan perseroan. Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BBTN naik 29,81% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 12,66 triliun.

Hal itu didukung oleh penurunan beban bunga sebesar 22,14% (yoy) menjadi Rp 8,39 triliun, dibandingkan setahun sebelumnya Rp 10,78 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) BTN meningkat 1,92% (yoy) menjadi Rp 314,65 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendapatan bunga BTN naik sebesar 2,54% (yoy) menjadi Rp 21,05 triliun. Kenaikan pendapatan bunga ditopang peningkatan kredit dan pembiayaan syariah sebesar 8,04% (yoy) menjadi Rp 293,66 triliun.

Secara keseluruhan, bank yang dipimpin oleh Direktur Utama Haru Koesmahargyo itu mencatatkan total aset sebesar Rp 391,58 triliun per Oktober 2022 atau meningkat 1,35% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BTN saat ini sedang memproses aksi korporasi berupa Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan jadwal selesai pada Desember 2022 mendatang. Target dana untuk rights issue sebesar Rp 4,13 triliun, termasuk Rp 2,48 triliun penyertaan modal negara (PMN).

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Pers Rilis

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Rabu, 26 Agu 2026 - 08:36 WIB