Kuartal III-2022, Garuda Catatkan Laba Bersih Rp 58 Triliun

- Pewarta

Kamis, 3 November 2022 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuartal III-2022, Garuda Catatkan Laba Bersih Rp 58 Triliun

Foto ilustrasi: Garuda Indonesia/Dok.

MEDIA EMITEN – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali membukukan laba bersih sebesar US$ 3,7 miliar atau setara Rp 58 triliun hingga kuartal III-2022. Perseroan berhasil konsisten membalikkan kinerja keuangan dari rugi menjadi laba.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi kuartal III-2022 yang dipublikasikan pada Kamis 3 November 2022, performa Garuda pada kuartal III-2022 jauh lebih sehat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan menderita rugi US$ 1,6 miliar.

Maskapai pelat merah itu berhasil membukukan kenaikan pendapatan usaha sekitar 60% menjadi US$ 1,5 miliar pada kuartal III-2022 dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar US$ 939 juta.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendapatan Garuda berasal dari penerbangan berjadwal yang tercatat melonjak menjadi US$ 1,15 miliar dari US$ 732 juta, penerbangan tidak berjadwal melesat 171% menjadi US$ 162, dan segmen lainnya naik 27% menjadi US$ 185 juta.

Selain itu, perseroan berhasil menurunkan beban usaha yang menyusut dari US$ 1,98 miliar menjadi US$ 1,85 miliar. Penyusutan paling kontras tampak dari efisiensi di sektor beban operasional penerbangan dan beban pemeliharaan serta perbaikan. Termasuk, beban bandara yang berkurang menjadi US$ 106 juta dari US$ 120 juta.

Pada pos pendapatan usaha lainnya juga tercatat naik tajam, antara lain dari restrukturisasi utang sebesar US$ 2,8 miliar dan keuntungan dari restrukturisasi pembayaran sebesar US$ 1,3 miliar.

Total liabilitas tercatat mencapai US$ 8,2 miliar atau setara Rp 130 triliun, defisit dibandingkan periode Desember 2021 yang sebesar US$ 12,2 miliar.

Sedangkan ekuitas perseroan sebesar US$ 2,4 miliar atau Rp 37,8 triliun dibandingkan posisi pada Desember 2021 yang sebesar US$ 6,1 miliar. Alhasil, total aset perseroan pun merosot menjadi US$ 5,8 miliar dari semula US$ 7,1 miliar.

Berita Terkait

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:48 WIB

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Berita Terbaru

Pers Rilis

Desa Changjiang: Satu Dekade Revitalisasi

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:43 WIB