Kinerja Emiten Solid, IHSG Menguat 0,68%

- Pewarta

Kamis, 27 Oktober 2022 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 47,82 poin atau 0,68% menjadi 7.091,76 pada akhir perdagangan Kamis 27 Oktober 2022. Musim laporan keuangan menunjukkan kinerja emiten yang solid menjadi penopang kenaikan IHSG.

Mayoritas emiten perbankan dan sektor komoditas yang telah merilis laporan keuangannya membukukan kenaikan laba yang cukup baik. Ini ditopang oleh makro ekonomi Indonesia yang dinilai cukup resilence terhadap goncangan sentimen global.

Sementara itu, pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 897,29 miliar di seluruh pasar dan Rp 714,26 miliar di pasar reguler.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham yang banyak dibeli asing antara lain, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 226,19 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 140,07 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 70,32 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 51,86 miliar, dan PT Indofoor CPB Makmur Tbk (ICBP) sebesar Rp 43,5 miliar.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat di mana sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 1,26%, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,03% dan 0,88%. Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi dan sektor infrastruktur masing-masing sebesar minus 0,62% dan minus 0,11%.

Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBCA, BBRI, ASII, AMRT, dan BRPT. . Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UNTR, EMTK, KLBF, ARTO, dan TOWR.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MPPA, PCAR, MLPL, CHEM, dan OBMD. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni LEAD, INDX, SICO, BNBR, dan ADHI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.247.926 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,38 miliar lembar saham senilai Rp12,81 triliun. Sebanyak 310 saham naik, 222 saham menurun, dan 173 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini ditutup bervariasi, antara lain indeks Nikkei melemah 86,6 atau 0,32% ke 27.345,24, indeks Hang Seng naik 110,27 atau 0,72% ke 15.427,94, indeks Shanghai terkoreksi 16,6 poin atau 0,55% ke 2.982,9, dan indeks Straits Times meningkat 12,07 poin atau 0,4% ke 3.020,45.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru