MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 47,82 poin atau 0,68% menjadi 7.091,76 pada akhir perdagangan Kamis 27 Oktober 2022. Musim laporan keuangan menunjukkan kinerja emiten yang solid menjadi penopang kenaikan IHSG.
Mayoritas emiten perbankan dan sektor komoditas yang telah merilis laporan keuangannya membukukan kenaikan laba yang cukup baik. Ini ditopang oleh makro ekonomi Indonesia yang dinilai cukup resilence terhadap goncangan sentimen global.
Sementara itu, pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 897,29 miliar di seluruh pasar dan Rp 714,26 miliar di pasar reguler.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saham-saham yang banyak dibeli asing antara lain, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 226,19 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 140,07 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 70,32 miliar, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 51,86 miliar, dan PT Indofoor CPB Makmur Tbk (ICBP) sebesar Rp 43,5 miliar.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat di mana sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 1,26%, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,03% dan 0,88%. Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi dan sektor infrastruktur masing-masing sebesar minus 0,62% dan minus 0,11%.
Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBCA, BBRI, ASII, AMRT, dan BRPT. . Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni UNTR, EMTK, KLBF, ARTO, dan TOWR.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MPPA, PCAR, MLPL, CHEM, dan OBMD. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni LEAD, INDX, SICO, BNBR, dan ADHI.
Baca Juga:
Wafra Raih Kemenangan Tiga Kategori di Global Islamic Finance Innovation Awards 2026
Sinergi Unggulan: Dreame Gandeng Cristiano Ronaldo sebagai Global Ambassador
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.247.926 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,38 miliar lembar saham senilai Rp12,81 triliun. Sebanyak 310 saham naik, 222 saham menurun, dan 173 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini ditutup bervariasi, antara lain indeks Nikkei melemah 86,6 atau 0,32% ke 27.345,24, indeks Hang Seng naik 110,27 atau 0,72% ke 15.427,94, indeks Shanghai terkoreksi 16,6 poin atau 0,55% ke 2.982,9, dan indeks Straits Times meningkat 12,07 poin atau 0,4% ke 3.020,45.







