MEDIA EMITEN – Nilai tukar (kurs) rupiah Bank Indonesia Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Rabu 19 Oktober 2022 melemah 22 poin atau 0,14% menjadi Rp15.491,00 per dolar AS.
Di pasar antarbank, rupiah ditransaksikan melemah 34 poin atau 0,22% ke posisi Rp15.498 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.464 per dolar AS.
Pelaku pasar menunggu hasil RDG Bank Indonesia yang akan merilis keputusan suku bunga acuan BI, yakniBI-7 Days Reverse Repo Rate (BI7DDR).
Pasar memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga acuan antara 25 basis poin – 50 basis poin. Bulan lalu, BI7DDR dinaikkan sebesar 50 bps dari 3,75% menjadi 4,25%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari eksternal, pasar dihantui kekhawatiran resesi dan sikap The Fed yang diperkirakan masih hawkish dalam memerangi inflasi.
Sejumlah pejabat The Fed memberikan komentar hawkish. Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan The Fed dapat mendorong suku bunga acuannya di atas 4,75% jika inflasi yang mendasarinya tidak mereda.
Komentarnya datang hanya beberapa hari setelah data menunjukkan inflasi AS tetap keras di dekat level tertinggi 40 tahun meskipun serangkaian kenaikan suku bunga tajam tahun ini.
Sedangkan Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic juga menekankan perlunya mengendalikan inflasi, mengutip tekanan pada pasar tenaga kerja dari kenaikan suku bunga dan harga.






