MEDIA EMITEN – Nilai tukar (kurs) rupiah Bank Indonesia Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) pada Senin 17 Oktober 2022 menyentuh Rp 15.480 per dolar AS atau melemah 0,58% dibanding akhir pekan lalu di level Rp 15.390 per dolar AS.
Sementara itu, di pasar antarbank rupiah ditransaksikan melemah 41 poin atau 0,26% ke posisi Rp15.468 per dolar AS. Akhir pekan lalu, kurs rupiah terhadap dolar As masih di level Rp15.427 per dolar AS.
Pelemahan rupiah seiring dengan melemahnya mata uang dunia. Di kawasan Asia, mayoritas mata uang juga melemah terhadap dolar AS, antara lain won Korea Selatan turun 0,46%, ringgit Malaysia tertekan 0,29%, yuan China koreksi 0,13%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasar keuangan terguncang karena kekhawatiran terjadinya resesi dunia dan juga sikap agresif Bank Sentral AS (The Fed) yang diperkirakan masih agresif dalam memerangi inflasi melalui kenaikan suku bunga acuan.
Tingkat inflasi konsumen AS bulan September yang dirilis pekan lalu masih menunjukkan level inflasi yang tinggi di atas 8%. FedWatch Tool CME menunjukan 98% pelaku pasar yakin The Fed akan menaikan 75 basis poin pada pertemuan selanjutnya.
Pasar obligasi juga terguncang. Imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah AS terutama tenor 10 tahun sudah kembali naik ke kisaran 4%. Kenaikan yield obligasi ini juga mengindikasikan ekspektasi pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed selanjutnya.
Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) beberapa waktu lalu merilis laporan soal perlambatan ekonomi dunia dan potensi gagal bayar beberapa negara. Laporan tersebut menambah kekhawatiran pasar soal resesi global yang bisa mendorong pelaku pasar keluar dari aset berisiko dan masuk ke aset aman.
Sentimen positif datang dari dalam negeri tetapi tak mampu mengangkat rupiah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI surplus US$ 4,99 miliar pada September 2022, dengan nilai ekspor US$ 24,8 miliar dan impor US$ 19,81 miliar. Neraca perdagangan Indonesia sampai September 2022 membukukan surplus selama 29 kali berturut-turut sejak Mei 2020.







