Kinerja Industri RI Masih Ekspansif

- Pewarta

Kamis, 13 Oktober 2022 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kinerja Industri RI Masih Ekspansif

Foto ilustrasi: kinerja industri manufaktur RI masih ekspansif/IST.

MEDIA EMITEN – Kinerja industri pengolahan atau manufaktur masih ekspansif yang ditunjukkan oleh data Prompt Manufacturing Index-Bank Indonesia (PMI-BI) kuartal III-2022 yang tercatat 53,71%, lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang sebesar 53,61%.

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Junanto Herdiawan menjelaskan, PMI-BI kuartal III-2022 masih tergolong dalam fase ekspansi karena indeks di atas 50%.

“Volume produksi dan persediaan barang jadi serta total jumlah karyawan menjadi komponen pembentuk dari peningkatan PMI-BI periode laporan,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis 13 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, indeks volume produksi tercatat 57,12% atau lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang sebesar 57,05%. Volume produksi terjadi pada sebagian subsektor, terutama didorong oleh subsektor alat angkut, mesin dan peralatannya, semen dan barang galian nonlogam, barang kayu dan hasil hutan lain, serta logam dasar besi dan baja.

Volume produksi diproyeksi masih berada pada fase ekspansi pada kuartal IV-2022, meski mengalami perlambatan, yakni menjadi sebesar 55,06%. Sedangkan volume persediaan barang jadi tercatat 55,78% atau lebih tinggi dari 54,23% dan total jumlah karyawan tercatat 50,32% atau lebih tinggi dari 49,61% pada kuartal sebelumnya.

“Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan permintaan dan ketersediaan sarana produksi yang memadai,” tutur Junanto.

Peningkatan PMI-BI pun sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha sektor industri pengolahan kuartal III-2022 dalam hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU). Ini terlihat dari saldo bersih tertimbang (SBT) kegiatan usaha yang sebesar 3,18% atau naik dari 2,19% pada kuartal II-2022.

Kendati begitu, untuk kuartal IV-2022, kinerja sektor industri pengolahan diperkirakan melambat. PMI-BI kuartal IV-2022 diperkirakan sebesar 53,18%, lebih rendah dari 53,71% pada kuartal III-2022.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru