IHSG Menguat 0,37% Saat Bursa Asia Mayoritas Koreksi

- Pewarta

Senin, 19 September 2022 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Menguat 0,37% Saat Bursa Asia Mayoritas Koreksi

Foto ilustrasi: Investor sedang mencermati pergerakan saham di layar komputer/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin 19 Septeber 2022 ditutup naik 26,62 poin atau 0,37% ke level 7.195,49. IHSG berhasil menguat saat bursa saham Asia mayoritas terkoreksi karena kekhawatiran langkah Fed yang hawkish.

Pasar mencermati kebijakan bank sentral utama, yakni Federal Reserve dan Bank Of Japans yang akan mengadakan pertemuan untuk memutuskan suku bunga.

Pertemuan dua hari The Fed akan dimulai Selasa, dengan sebagian besar pelaku pasar mengharapkan kenaikan 75 basis poin lagi oleh bank sentral. Beberapa analis, bagaimanapun, berpendapat The Fed dapat menaikkan suku bunga satu poin penuh, atau 100 basis poin.

Mayoritas bursa saham regional Asia terkoreksi, antara lain Indeks Hang Seng melemah 195,72 poin atau 1,04% ke 18.565,97, Indeks Shanghai turun 10,8 poin atau 0,35% ke 3.115,6, dan Indeks Straits Times terkoreksi 11,98 poin atau 0,37% ke 3.256,31. Sedangkan bursa Jepang libur.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

IHSG berhasil menguat karena asing masih memburu saham-saham perbankan bluechip. Net buy terbanyak yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 302,68 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 225,47 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 128,02 miliar.

Hingga penutupan, asing mencatatkan net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp 98,08 miliar. Namun di pasar reguler tercatat aksi jual asing atau net foreign sell sebesar Rp 40,36 miliar.

Dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG mayoritas bergerak di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dengan sektor energi transportasi & logistik paling dalam 1,86%, diikuti sektor energi dan sektor teknologi masing-masing turun 1,83% dan 1,82%.

Sedangkan lima sektor meningkat dengan sektor kesehatan naik paling tinggi 1,22%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur masing-masing naik 0,57% dan 0,31%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LEAD, SEMA, WINS, SLIS, dan SMDM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DEWA, INDX, BRMS, BIPI, dan BUMI.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Pers Rilis

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:32 WIB