Sektor Energi Dorong IHSG Naik 0,76%

- Pewarta

Senin, 5 September 2022 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor Energi Dorong IHSG Naik 0,76%

Foto ilustrasi: Investor mencermati pergerakan harga saham lewat komputer/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 54,7 poin atau 0,76% ke level 7.231,88 pada penutupan perdagangan Senin 5 September 2022. Investor asing terus berbelanja saham dengan mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp 1,51 triliun di seluruh pasar.

Net buy terbanyak melanda kelima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 531,95 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 188,02 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 185,05 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 141,10 miliar, dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 126,20 milliar.

Sebaliknya, lima saham berikut dilanda penjualan bersih (net sell), yang terdiri atas saham PT Ace Hardware Tbk (ACES) Rp 60,83 miliar, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 57,81 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 44,62 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 20,80 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 17,34 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 3,83%, diikuti sektor perindustrian dan sektor barang baku masing-masing 1,81%, dan 0,56%.

Sedangkan enam sektor terkoreksi dimana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 1,8%, diikuti sektor kesehatan dan sektor properti & real estat masing-masing minus 1,16% dan minus 0,78%.

Setelah kejelasan yang diberikan pemerintah, fokus pelaku pasar kali ini tertuju pada dampak kenaikan harga BBM terhadap inflasi yang diperkirakan kembali meningkat dengan ekspektasi inflasi pangan pada September bisa melonjak di atas 10%. Hal itu dinilai berpotensi mengerek suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) lebih agresif.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.517.886 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 33,61 miliar lembar saham senilai Rp14,92 triliun. Sebanyak 267 saham naik, 266 saham menurun, dan 169 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 41,86 poin atau 0,15% ke 27.619,61, indeks Hang Seng turun 226,39 poin atau 1,16% ke 19.225,7, dan indeks Straits Times meningkat 9,94 poin atau 0,31% ke 3.215,63.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru