MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada ditutup melemah di bawah level psikologis 7.000. Investor asing melanjutkan aksi net sell dengan mencatatkan jumlah jual bersih di seluruh pasar sebesar Rp1,31 triliun, dan di pasar reguler sebesr Rp 852,06 miliar.
Pada perdagangan Selasa, 28 Juni 2022, IHSG ditutup melemah 19,6 poin atau 0,28% ke posisi 6.996,46. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,1 poin atau 0,31% ke posisi 1.007,64.
Terkoreksinya saham-saham komoditas seperti crude oil, CPO, dan batubara menjadi katalis negatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dimana sektor barang baku turun paling dalam yaitu minus 1,45%, diikuti sektor keuangan dan sektor teknologi masing-masing minus 1,03% dan minus 0,99%.
Sedangkan lima sektor yang menguat antara lain sektor energi naik 1,19%, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,18% dan 0,7%.
Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar diantaranya TGRA, ABBA, DSFI, ESSA, PAMG. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya ASHA, MPOW, WINR, PNBS, BUMI.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.133.043 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,49 miliar lembar saham senilai Rp12,8 triliun. Sebanyak 219 saham naik, 296 saham menurun, dan 175 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 178,2 poin atau 0,66% ke 27.049,47, indeks Hang Seng naik 189,45 poin atau 0,85% ke 22.418,97, dan indeks Straits Times meningkat 2,67 poin atau 0,09% ke 3.140,21.







