IHSG Menguat Meski Asing Jualan Rp 830 Miliar

- Pewarta

Senin, 20 Juni 2022 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Menguat Meski Asing Jualan Rp 830 Miliar

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 39,41 poin atau 0,57% ke level 6.976,38 pada Senin 20 Juni 2022.

Penguatan IHSG dibarengi aksi jual oleh investor asing (net foreign sell) sebesar Rp 830,01 miliar di semua pasar, Rp 842,84 miliar di pasar reguler.

Pasar bergerak liar di tengah sentimen resesi dunia dan era kenaikan suku bunga global. Investor menanti agenda Rapat Dewan Gubernur BI pada pekan ini dalam rangka menetapkan BI 7-Day Reverse Repo Rate.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelaku pasar mengapresiasi Bank Sentral Tiongkok yang menetapkan suku bunga acuan di level yang sama, yakni pada 3,7%. Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah Tiongkok guna memulihkan kinerja pertumbuhan ekonomi, serta dalam rangka menangani pandemi COVID-19.

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah dan menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG berbalik naik dan terus berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya MDKA, BBCA, BMRI, GOTO, UNVR. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya TLKM, BYAN, CTRA, INCO, TPIA.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor terkoreksi di mana sektor transportasi & logistik turun paling dalam yaitu minus 1,73%, diikuti sektor energi dan sektor infrastruktur masing-masing minus 0,89% dan minus 0,57%.

Sedangkan enam sektor meningkat dimana sektor barang konsumen primer naik paling tinggi yaitu 1,83%, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang baku masing-masing 1,16% dan 0,95%.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.347.372 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,93 miliar lembar saham senilai Rp14,85 triliun. Sebanyak 239 saham naik, 273 saham menurun, dan 172 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia ditutup bervariasi, antara lain indeks Nikkei melemah 191,78 poin atau 0,74% ke 25.771,22, indeks Hang Seng naik 88,91 poin atau 0,42% ke 21.163,91, dan indeks Straits Times meningkat 1,11 poin atau 0,04% ke 3.099,2.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Pers Rilis

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:32 WIB