Tunggu The Fed, Rupiah Menguat Tipis Jadi Rp14.891

- Pewarta

Rabu, 26 September 2018 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ini menguat tipis sebesar sembilan poin menjadi Rp14.891 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.900 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu mengatakan pergerakan dolar AS cenderung mendatar terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah karena pasar menunggu kesimpulan dari pertemuan the Fed.

BACA JUGA : Rupiah Kembali Melemah Tembus Rp14.919

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasar sudah mengantisipasi kebijakan the Fed untuk menaikkan suku bunganya,” katanya.

Ia menambahkan pelaku pasar yang sedikit mengesampingkan sentimen perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok turut menjadi faktor penopang bagi mata uang berisiko.

Sementara itu, ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan dolar AS cenderung melemah terhadap hampir semua mata uang dunia didorong sikap pelaku pasar yang telah memfaktorkan kenaikan tingkat suku bunga the Fed.

“The Fed diperkirakan menaikkan tingkat suku bunga sebesar 25 bps pada pekan ini,” katanya.

Kenaikan tingkat suku bunga itu, menurut dia, tidak lagi berdampak besar bagi dolar AS terhadap mata uang dunia, terutama terhadap euro.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Rabu ini tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp14.938 dibanding sebelumnya (25/9) di posisi Rp14.893 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:48 WIB

Emiten Berlaba Pertumbuhan Kinerja Wilmar Group Dibayangi Kasus Perampasan Lahan Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Berita Terbaru