Rupiah Melemah, OJK Pastikan Perbankan Tetap Aman

- Pewarta

Selasa, 4 September 2018 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memastikan sampai saat ini perbankan masih dalam kondisi aman di tengah pelemahan rupiah dan indeks saham.

“Ini kondisinya, perbankan aman. Insha Allah, ini temporary, sementara. Ini kan karena sentimen negatif,” kata Wimboh di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/8/2018).

Ia menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berikut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa waktu terakhir merupakan kondisi yang masih wajar mengingat Indonesia yang terbiasa volatile.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, strategi yang paling tepat saat ini adalah memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan sebagaimana juga arahan yang disampaikan Presiden Jokowi.

“Koordinasi yang lebih bagus, ngomong kepada publik, supaya masyarakat tidak khawatir. Kan semua punya plan yang bagus. Nanti kita akan bersama-sama dengan Menteri Keuangan dan Gubernur BI untuk melakukan komunikasi publik,” katanya.

Wimboh berpendapat komunikasi publik merupakan hal nomor satu dan paling penting di samping juga upaya untuk mendorong ekspor.

“Kita koodinasi dan komunikasi bagaimana supaya kita mendorong ekspor dan juga kita bisa untuk impor kita tentunya yang masih bisa diperpanjang atau tidak dilakukan dalam proyek-proyek yang tidak terlalu urgen bisa kita (tekan),” katanya.

Ia menegaskan kondisi yang terjadi saat ini lebih merupakan keadaan sementara sehingga belum ada yang perlu dikhawatirkan.

“Makanya komunikasi, ini kan sementara. So far nggak ada yang cukup mengkhawatirkan. Kita kan inflow tetap di pasar SUN (surat utang negara) dan pasar modal tetap ada,” katanya.
(gus)

Berita Terkait

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif
Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:02 WIB

Seminar Nasional PROPAMI Bahas Ekosistem Pasar Modal dari Berbagai Perspektif

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Berita Terbaru

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Bisnis

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:02 WIB