Pasar Saham Australia Ditutup Turun dengan Tekanan Meluas

- Pewarta

Rabu, 13 November 2019 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Ditutup Turun dengan Tekanan Meluas

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (12/11/2019), dengan kerugian besar di sektor perawatan kesehatan dan keuangan, mengimbangi kenaikan di sektor teknologi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 19,50 poin atau 0,29 persen menjadi 6.753,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 20 poin atau 0,29 persen pada 6.857,00 poin.

Saham-saham perawatan kesehatan menyebabkan kerugian di pasar lokal setelah memimpin kenaikan sehari sebelumnya, sementara keuangan dan material juga membebani pasar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penambang-penambang tergelincir sementara penambang bijih besi murni Fortescue Metals (FMG) turun paling banyak. Harga bijih besi merosot lima persen hanya dalam dua sesi,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Sementara itu, saham-saham kebutuhan pokok konsumen dan teknologi melawan tren menjadi berakhir lebih tinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,97 persen, National Australia Bank naik 0,73 persen, Westpac Bank turun 3,49 persen dan ANZ turun 0,94 persen.

Saham-saham pertambangan juga bervariasi dengan BHP turun 0,22 persen, Rio Tinto naik 0,41 persen, Fortescue Metal turun 1,88 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,36 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search tidak berubah, Santos naik 0,62 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,03 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 0,58 persen dan Woolworths naik 0,16 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 1,61 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 1,50 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Pers Rilis

Risen Energy Rambah Bisnis Integrasi Energi dan Komputasi Hijau

Kamis, 10 Sep 2026 - 02:00 WIB