Pasar Saham Australia Ditutup Menguat dengan Sebagian Sektor Membaik

- Pewarta

Rabu, 23 Oktober 2019 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Ditutup Menguat dengan Sebagian Sektor Membaik

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi pada Selasa, dengan sebagian besar sektor membaik setelah awal perdagangan yang lambat.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 19,70 poin atau 0,30 persen menjadi 6.672,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 20,90 poin atau 0,31 persen pada 6.778,60 poin.

Sektor material memimpin kenaikan pada indeks Aussie, mengangkat lebih dari satu persen, sementara sebagian besar sektor lain juga cenderung menguat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu sektor teknologi, consumer discretionary dan layanan kesehatan merosot, terbebani oleh saham-saham yang merilis pembaruan perdagangan di RUPS.

“Di antara saham-saham kesehatan, Cochlear adalah salah satu penyeret penurunan utama,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

Pembuat alat bantu dengar itu merosot empat persen karena menurunkan target pertumbuhan laba per saham (EPS) tahunan gabungan selama tiga tahu dari antara 10 persen – 20 persen menjadi 7,5 persen -12,4 persen selama empat tahun.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi dengan Commonwealth Bank turun 0,03 persen, ANZ naik 0,61 persen, National Australia Bank naik 0,66 persen dan Westpac Bank naik 0,55 persen.

Saham-saham pertambangan juga sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 1,20 persen, Rio Tinto naik 1,48 persen dan Fortescue Metals naik 2,40 persen, namun penambang emas Newcrest turun 2,60 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi dengan Oil Search turun 1,12 persen, Santos naik 0,45 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,06 persen.

Supermarket terbesar Australia naik tipis dengan Coles turun 0,13 persen dan Woolworths turun 0,05 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,42 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,15 persen dan perusahaan biomedis CSL meningkat 0,72 persen. (pep)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB