Rupiah Menguat Didorong Meredanya Sentimen Perang Dagang

- Pewarta

Rabu, 8 Mei 2019 - 01:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Menguat Didorong Meredanya Sentimen Perang Dagang

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa sore (7/5/2019) bergerak menguat didorong meredanya sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang sempat kembali memanas akibat ancaman Trump.

Rupiah menguat 18 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.280 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.298 per dolar AS.

“China mengatakan pada hari Selasa bahwa Wakil Perdana Menteri Liu He akan melakukan perjalanan ke AS untuk berpartisipasi dalam pembicaraan yang dijadwalkan minggu ini.” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Trump mengancam akan menaikkan tarif atas barang asal China senilai 200 miliar dolar AS pekan ini menjadi 325 miliar dolar AS dengan tarif 25 persen jika perjanjian perdagangan tidak tercapai dalam waktu tertentu.

Pelaku pasar sempat khawatir China akan merespons dengan mempertimbangkan menunda perjalanan oleh para negosiator perdagangan utamanya ke Washington pekan ini menyusul ancaman Trump tersebut.

Dari internal, investor kembali percaya diri dengan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2019 yang 5,07 persen (tahun ke tahun/yoy), lebih rendah ketimbang konsensus pasar yaitu 5,19 persen, tetapi ekonomi Indonesia di kuartal I dinilai masih akan solid karena masih di atas 5 persen.

Kini pasar memilih menunggu sembari menanti data penting lain yang akan dirilis akhir pekan ini, yaitu Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Investor akan melihat bagaimana posisi keseimbangan eksternal Indonesia, masih rapuh atau sudah ada perbaikan.

“Pos yang akan dicermati oleh pelaku pasar adalah transaksi berjalan yang mencerminkan arus devisa dari ekspor-impor barang dan jasa. Jika defisitnya semakin dalam, maka kemungkinan rupiah akan rentan melemah karena tidak punya fondasi yang kuat,” ujar Ibrahim.

Kemudian, rilis data penjualan ritel Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel pada Maret melesat 10,7 persen (yoy), pencapaian terbaik sejak Desember 2016. Data ini memberi gambaran bahwa konsumsi rumah tangga masih kuat.

Pertumbuhan penjualan ritel sangat mungkin lebih tinggi lagi pada bulan-bulan selanjutnya, didorong oleh momentum Ramadhan-Idul Fitri yang merupakan puncak konsumsi masyarakat.

“Artinya, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan bakal cerah. Sebab, konsumsi rumah tangga menyumbang hampir 60 persen dari pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional,” kata Ibrahim.

Rupiah pada Selasa pagi dibuka menguat Rp14.293 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.268 per dolar AS hingga Rp14.311 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.309 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.308 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Berita Terbaru

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Pers Rilis

Haier Jalin Kemitraan Global dengan UEFA Champions League

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:25 WIB