Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan teknologi finansial global, Mastercard, melalui penggunaan generasi terbaru pembayaran, Vocalink, berkomitmen meningkatkan layanan pembayaran “real-time” guna mempercepat inklusi keuangan dan pertumbuhan pembayaran digital di Asia Tenggara.
Co President Mastercard untuk wilayah Asia Pacific Ari Sarker dalam pernyataan di Jakarta, Senin (6/5/2019), mengatakan komitmen ini dilakukan untuk mendukung upaya perdagangan yang terintegrasi bagi semua orang.
“Mastercard telah bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan pemerintah di wilayah Asia dan senantiasa berkomitmen untuk membantu mewujudkan cita-cita mereka dalam industri digital,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui inovasi Vocalink, Mastercard menyediakan layanan teknologi maupun fitur keamanan untuk komunikasi di seluruh institusi keuangan, data transaksi yang lebih baik untuk mitigasi risiko dan fasilitasi kepatuhan terhadap peraturan.
Salah satu kerja sama layanan ini telah dilakukan Mastercard dengan BancNet, atau salah satu operator switching kliring nasional untuk InstaPay, yang selama ini merupakan pembayaran ritel berbasis “real-time” di Filipina.
Dengan infrastruktur ini, BancNet memperoleh analisa data yang canggih serta layanan anti pencucian uang untuk membantu para anggota mengidentifikasi akun ilegal serta memperoleh keamanan ekosistem pembayaran digital negara.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung industri pembayaran untuk mempercepat pengadopsian pembayaran digital dalam seluruh transaksi pembayaran di Filipina menjadi sebesar 20 persen pada 2020.
Baca Juga:
Laporan Terbaru Huawei Paparkan 10 Arah Utama Menuju “Intelligent World 2035”
Bukan Soal Dari Mana Memulai, Mahasiswa Horizon Education Buktikan Setiap Mimpi Layak Diperjuangkan
Amos International Candy Festival 2026 Hadirkan Inovasi Manis untuk Hidup yang Lebih Ceria dan Sehat
Salah satu alasan Mastercard berkerja sama dengan BancNet adalah tingginya jumlah pekerja Filipina di luar negeri yang berpotensi dapat meningkatkan permintaan layanan pengiriman uang lintas negara.
“Filipina memiliki populasi masyarakat melek teknologi yang bertumbuh, ekonomi digital terus berkembang, dan akses jaringan perdagangan regional yang semakin terintegrasi. Hal ini akan memicu terciptanya peluang transformasi digital,” ujar Sarker. (sat)







